bonggol anthurium

(Tulisan ini pernah dimuat di majalah flona edisi 47/Januari2007 dan buku flonaserial: Daun-Bunga Anthurium, Mewah dan Fenomenal. teks/foto: rudipoer)

Potong bonggol anthurium

Tambah Banyak, Cepat Besar

Potong bonggol favorit para pelaku bisnis tanaman saat memperbanyak anthurium. Ternyata bisa dilakukan semenjak usia dini. Tanaman yang dipotong justru lebih cepat tumbuh.

Tak perlu tunggu anthurium dewasa. Anakan anthurium berumur 8 bulan pun sudah bisa dipotong. Ini sudah dipraktikkan oleh Sugiono dari Sugi Nursery di Bogor, Jawa Barat. “Saya berani mencoba karena punya cukup banyak anakan. Jadi kalau enggak terlalu kecewa karena masih punya stok lain,” ujarnya.

Ternyata percobaannya berbuah manis, anakan yang dipotong tumbuh dengan sukses. Ternyata anakan yang dipotong juga terangsang untuk tumbuh lebih cepat. Dua keuntungan didapat, jumlah bertambah dan bodinya lebih cepat jadi besar. “Kalau tak dipotong ukurannya enggak nambah-nambah,” ujar Sugiono.

Berikut Sugiono memberi contoh langkah pemotongan bonggol anakan anturium.

1. Angkat tanaman

Cabut anthurium yang hendak dipotong dari medianya. Lakukan dengan hati-hati supaya tidak merusak akarnya. Pilih tanaman yang sehat. Setelah tercabut, bersihkan media yang masih menempel pada bonggol alias batang berakar. Tujuannya supaya bonggol dan akar terlihat dengan jelas sehingga memudahkan pemotongan.

2. Potong bonggol

Bonggol lantas diiris menjadi dua bagian. Bonggol bawah dan bonggol atas yang berdaun. Pemotongan sebaiknya dilakukan dengan pisau, cutter atau alat pemotong lain yang tajam dan steril. Alat potong kurang tajam membuat potongan tidak rapi bahkan merusak bonggol. Kedua potongan harus punya akar.

3. Oleskan ZPT

Luka bekas potongan lantas diolesi dengan zat perangsang tumbuh (ZPT). Ini dilakukan untuk merangsang potongan lebih cepat tumbuh. Masing-masing potongan dioles ZPT yang berbeda. Bonggol bagian bawah dioles perangsang tunas agar cepat membentuk daun baru. Sementara potongan bonggol atas dioles perangsang akar agar akar lebih cepat diperbanyak.

4. Tanam kembali

Kedua bagian potongan lantas ditanam dalam pot terpisah. Gunakan media tanam yang steril dan porus. Komposisinya bisa bermacam-macam. Semisal campuran pakis dan andam kasar dengan komposisi 3 : 1. Jangan lupa dasar pot diberi potongan stirofoam atau bahan lain untuk memudahkan drainase.

Nah, tinggal tunggu tumbuh!

VEGETATIF VS GENERATIF

Perbanyakan vegetatif seperti pemotongan bonggol memang punya beberapa kelebihan dibandingkan cara generatif lewat semai biji. Semisal lebih cepat karena bisa dilakukan tanpa harus menunggu anthurium dewasa dan berbunga. Hasilnya juga bakal sama persis dengan tanaman yang dipotong.

Ini berbeda dengan anakan hasil semai biji yang bisa jadi punya karakter yang lain dari induknya. Perubahan karakter anakan juga bisa terjadi karena genetik sang induk belum kuat betul. Terutama terjadi pada anthurium hasil mutasi dan silangan, baik alami ataupun rekayasa manusia. “Kalau kita semai biji jenmanii “kobra”, tak semuanya seperti induknya. Barangkali tumbuh jadi ular kadut,” terang Sugiono, pemilik Sugi Nursery di Bogor, Jawa Barat.

Selain itu karakter berbeda ini bisa terjadi karena kawin silang alami atau tak disengaja. Kemungkinan silang alami ini semakin besar kalau ada banyak varian anthurium yang juga sedang berbunga di sekitar induk. Apalagi kalau pembuahan tidak dilakukan dengan sistem tertutup. “Kemungkinan ada kontaminasi bunga varian anthurium lain dan terjadi persilangan alami,” tambah pria yang sudah menggeluti anthurium sejak tahun 1984.

Info

Tak bisa masal

Potong bonggol bukannya tanpa kekurangan. Cara ini tak bisa menghasilkan “anakan” sebanyak semai biji. Jadi tak bisa dipakai untuk perbanyakan masal. Umumnya dari satu tanaman hanya dipotong menjadi dua individu. Budidaya masal lebih cocok menggunakan metode semai biji. Karena dari satu buah saja bisa berisi sampai ratusan biji yang bisa disemai.

 

anthubuku.jpganthuriumpotong23.jpganthurium-potong1.jpg

One thought on “bonggol anthurium

  1. Mas, utk ZPT, dan perangsang akar, mbok ya dikasih merk produknya, atw paling tidak bahan aktifnya, trus aku pny masalah dg jeenmaniku, pada daunya tuh ada hamanya kayanya mites pa myzus daunya mjd hitam, kotor, agak lengket, dah kusemprot pake confidor, agrimec ngg da asilny trs gmn cara ngatasinya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s