ikan terbang

Pantodon buchholzi

Ikan Terbang, Demen Begadang

Sayap tak lagi jadi monopoli burung dan serangga semata. Ada juga loh ikan yang punya sayap.

Aneh! Kesan itu yang bakalan muncul kala pertama melihatnya. Sepasang sayap bertengger di tubuh ikan yang menyandang nama african butterfly fish ini. Sayapnya bakal terlihat sempurna dari atas (top view). Meski rada kalem, ikan kupu-kupu (Pantodon buchholzi) tergolong pemburu yang cekatan.

Berasal dari kawasan Afrika Barat, hidup di sungai-sungai beraliran lambat atau genangan air dengan pepohonan yang rimbun di Nigeria, Kamerun dan Zaire. Layaknya arowana, ia nggak bakalan bisa bersilat lidah alias mencla-mencle, maklum mereka sama-sama berlidah tulang (bony tongue). Ia gemar bermarkas di perairan sedikit asam, dengan pH dibawah 6,5.

Sayap palsu

Bisa terbang dong? Nggak juga, dia cuma punya ‘sayap palsu’ hasil modifikasi sirip dada (pectoralis). Sayap palsu itu dipakainya buat mengambang layaknya pelampung. “Sebenarnya lebih mirip pesawat Folker daripada kupu-kupu,” ujar Ayung hobiis ikan dari daerah Serpong.

“Dan sebagai tumpuan untuk meloncat,” timpal Ayung, menjelaskan fungsi ‘sayap palsu’. Loncatannya lumayan tinggi, “Kira-kira 20 cm lah,” ujar pria yang sukses breeding ikan kupu-kupu itu. Jadi ikan kupu-kupu enggak bisa terbang, bisanya cuma loncat doang. Nggak sembarangan waktu ikan kupu-kupu memperagakan keahlian ‘gingkang’-nya, cuma saat mengejar mangsa, “Dan terutama saat ia kaget,” tambah Ayung.

Begadang malam

Ikan kupu-kupu termasuk ikan pemburu yang sabar, kerjaannya cuma diam mengambang mengandalkan sayap palsunya. Meski nyantai tak bergerak, ia tetap berbahaya bagi para mangsanya. Matanya tetap awas menunggu kesempatan untuk nyosor. Warnanya yang coklat gelap tersamar dari penglihatan buruannya. Saat mangsa mendekat, Hap!, langsung dilahap.

Menu favoritnya serangga, larva dan hewan kecil yang mengambang di air. Ikan kecil juga jadi santapannya, so jangan pernah mencampurnya dengan ikan-ikan super kecil. Sebagai ikan yang aktif malam hari (nocturnal), dia suka sekali begadang buat cari makan. “Sebaiknya kasih makan juga menjelang malam,” kata Ayung.

Apakah makanannya cuma mahkluk hidup saja? tidak, ia bisa juga dilatih makan pelet. “Saya juga biasa kasih pelet jenis flake,” kata Ayung. Pilihlah pakan yang mengambang di permukaan. Sebaiknya menu favoritnya harus tetap tersaji, kasih saja jentik nyamuk atau cacing darah.

Breeding ikan kupu-kupu tidaklah sulit, “Tapi juga nggak mudah banget, lho,” ujar pria yang sempat mencicipi pengalaman sekolah dan kerja di Jerman. Dari 20 ekor ikan kupu-kupu yang dibawanya dari Jerman, kini di akuarium dan kolamnya ada ratusan ekor ikan kupu-kupu berbagai ukuran.

Ikan kupu-kupu bisa dipijahkan secara berpasangan, “Satu jantan dan satu betina,” ujar Ayung. Merekapun bisa kawin keroyokan alias kawin massal. Telurnya akan mengapung diantara tanaman air dipermukaan. Setelah 3 hari telur akan menetas, menghasilkan ‘peloncat tinggi’ junior!.

Mau ngikutin jejak Ayung?

INFO

Pakai penutup

Hobi meloncatnya takkan terlalu menyulitkan pemeliharaannya, “Pakai saja penutup di atas akuarium,” Ujar Ayung. Bisa juga dengan mengurangi ketinggian air kira-kira 20 cm, agar saat meloncat ia tak akan sampai keluar akuarium. Sebaiknya akuarium dikasih tanaman air, “Kalau bisa tanaman yang mengambang,” tambah Ayung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s