Buah-sayur Mengurangi Risiko Kanker

Ditulis dan dimuat di majalah Flona

Konsumsi buah-buahan dan juga sayur memang memberi banyak manfaat bagi kesehatan. Seperti penuturan Prof. dr. Zubairi Djoerban SpPD-KHOM, kepala divisi Divisi Hematologi Ontologi Medik FKUI/RSCM. “Berdasarkan beberapa penelitian yang dilakukan, konsumsi buah setiap hari bisa mencegah kanker, stroke dan penyakit jantung koroner,” ujarnya.

Menurutnya di dalam buah dan juga sayur terdapat antioksidan. Diantaranya beta caroten, lycopene, vitamin C, A, dan E. Antioksidan berfungsi untuk melindungi sel dari kerusakan akibat molekul tidak stabil yang disebut radikal bebas. Buah-sayur yang mengandung antioksidan biasanya daging buahnya berwarna merah atau orange. Diantaranya tomat, mangga, wortel, bayam, jeruk, jambu, semangka, pepaya dan kacang.

Kemampuan antioksidan mencegah kerusakan sel oleh radikal bebas telah ditunjukkan dalam penelitian yang dilakukan di laboratorium dan binatang menunjukkan antioksidan mencegah kerusakan sel oleh radikal bebas. Namun pada uji klinis tidak konsisten.

Mengutip penelitian yang diterbitkan dalam sebuah jurnal (Eur J of Cancer 2000; 36: 636-46), makan buah dan sayur bisa mengurangi risiko serangan kanker payudara. Semakin banyak konsumsi buah dan sayur, semaki tinggi pula daya lindungnya terhadap kanker payudara. Makan sayur 1 porsi (250 gram) sehari, bisa menurunkan risiko serangan sampai 21%. Sementara konsumsi 1 porsi buah bisa menurunkan risiko sampai 17 %.

Bukan hanya kanker payudara, risiko stroke juga bisa dikurangi. Seperti Studi Farmingham yang diterbitkan juga dalam sebuah jurnal internasional (JAMA 1995; 273: 1113-7). Bahwa dengan konsumsi moderat, yakni memakan 3 porsi buah dan 2 porsi sayur bisa menurunkan risiko stroke sampai 50%!. Setiap porsi berisi 120 cc buah-buahan, sayur kacang kapri, buncis dan jagung atau 60 cc jus tomat.

Namun Zubairi menekankan bahwa mengonsumsi buah dan sayur memang bisa menurunkan risiko tetapi bukan berarti bisa menjadi obat. Ia menyilakan konsumsi buah dan sayur untuk melengkapi nutrisi. “Tetapi bagi para pasien kanker misalnya, jangan menghentikan pengobatan yang dijalani,” kata spesialis penyakit dalam itu memberi saran.

One thought on “Buah-sayur Mengurangi Risiko Kanker

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s